-->

Notification

×

Indeks Berita

TULIS BERITA YANG ANDA CARI

Klik Gambar Untuk Mendengarkan

6 Warga Wajo Tenggelam Di Pantai Ammani Pinrang 3 Tewas, Ini Identitas Dan Kronologinya

Sabtu, 05 April 2025 | April 05, 2025 WIB | 0 Views Last Updated 2025-04-05T11:25:42Z

6 Warga Wajo Tenggelam Di Pantai Ammani Pinrang 3 Tewas, Ini Identitas Dan Kronologinya 



PINRANG,– Peristiwa tragis terjadi di Pantai  Ammani kecamatan Mattiro Sompe kabupaten Pinrang provinsi Sulawesi Selatan, dikabarkan 3 orang wisatawan dilaporkan tewas, 3 diantaranya menjalani perawatan medis di puskesmas setempat.Sabtu (5/4),


Informasi yang dihimpun Enam korban tenggelam dan tiga korban tewas diketahui merupakan satu keluarga yang tengah berlibur bersama.


Kapolsek Mattiro Sompe, AKP Demianus menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 Wita,  Sabtu (5/4/2025) tadi.


Demianus menjelaskan, awalnya peristiwa tersebut dimana keenam wisatawan datang ke Pantai Ammani untuk berlibur, kemudian mereka memutuskan untuk berenang di bibir Pantai Ammani. Namun tiba-tiba para korban diterpa ombak besar hingga terseret dan tenggelam.


"wisatawan lain yang melihat kejadian itu langsung meminta bantuan warga sekitar untuk pencarian korban tenggelam. Pqda pada sekitar pukul 17.00 Wita keenam korban berhasil dievakuasi,"tuturnya 


Sementara Camat Mattiro Sompe, Andi Ramlan membenarkan adanya kejadian tersebut, korban merupakan rombongan keluarga asal Kabupaten Wajo sebanyak enam orang.


Menurutnya, dari kejadian ini, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, yakni, Andi Rahma (18), Wansa (35) dan Ari (25). Sementara itu, tiga korban lainnya Agustriadi (25), Ciko (22), dan Nurlina (31) berhasil diselamatkan dan saat ini tengah menjalani perawatan di Puskesmas Tadang Palie, Kecamatan Cempa.


“Tiga meninggal dunia dan tiga lainya dilarikan ke puskesmas Tadang Palie,” kata Ramlan.


Ramlan menjelaskan, rombongan tersebut yang tengah bermain bola voli mengalami musibah saat bola yang mereka mainkan jatuh ke laut.


Salah seorang anggota rombongan berusaha mengambil bola tersebut, namun sayangnya ia terseret oleh arus laut yang kuat. Beberapa anggota keluarga lain yang berupaya menolong juga ikut terbawa arus.


“Keterangan warga setempat, awalnya mereka bermain voli di tepi pantai, lalu bola jatuh ke laut. Salah satu dari mereka mencoba mengambil bola tersebut, tetapi tiba-tiba terseret arus. Yang lain berusaha menolong, namun mereka juga ikut terbawa arus,” ujar Ramlan


Sementara itu Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dan berkoordinasi dengan keluarga korban.(Rls/har)


Toko crypto Cuan Sekarang

×
Berita Terbaru Update
div class='ignielParagraphAds'>